Dec
05
Filed Under (Celotehku) by adhepunya on 05-12-2006

Masih dalam suasana hangat pasca tersibaknya *halah*
pernikahan kedua aa gym.
Jadi pengen mbahas masalah poligami…

Entahlah….
Sejak aku SMU, aku punya pemikiran bahwa laki-laki
"berkualitas" sebaiknya memang memiliki keturunan yang
banyak.

Awalnya, aku mengartikan laki-laki "berkualitas" adalah
laki-laki yang pintar dan punya otak encer. Dan saat itu,
contoh laki-laki berkualitas adalah Pak BJ Habibie
(hhmm..sayang sekali hingga saat ini beliau hanya punya 2
anak).

Tapi makin kesini, persepsi ku tentang laki-laki
"berkualitas" jadi lebih berkembang. Laki-laki pintar dan
punya otak encer tidak cukup. Laki-laki berkualitas juga
harus punya iman dan pemahaman yang baik tentang
agamanya. Kalo istilah ngetrendnya sih unsur IQ, EQ dan SQ atau bahkan perpaduan antara ESQ dan ISQ dalam dirinya harus seimbang.
Dan aku pikir Aa gym memiliki itu dan beliau cukup pantas
dimasukkan dalam kategori "berkualitas" paling tidak untuk
versiku.

Lagipula, aku yakin bahwa pernikahan kedua Aa gym ini
pasti bukan express mariage, pasti sudah melalui proses
yang sangat panjaaaaaaaaaaaaaaang. Melalui
pertimbangan yang matang dan mendalam serta forum
yang berbelit-belit. Dan jika si Aa setelah melewati itu
semua akhirnya tetap bisa mendapatkan tiket "boleh"
menikah lagi bukankah itu artinya beliau sudah lolos
seleksi. Lalu.. ngapain semuanya jadi pada ribut?? biasa
aja lagiii…

Aku sendiri, kalo ditanya mengenai poligami, tentu saja aku
wajib setuju karena agamaku memang membolehkannya.
Tapi jika ditanya apakah aku bersedia dipoligami, aku tidak
tau jawabannya. Aku tidak tau rasanya berbagi suami
karena aku belum pernah menikah.

Tapi jika memposisikan diri pada posisi sebagai anak, aku
SUNGGUH TIDAK RELA berbagi Ayah. Terlepas apakah
Ayahku akan adil pada kedua keluarganya atau tidak, tapi
AKU SUNGGUH TIDAK RELA… *iya, aku emang anak yang egois hehehe..*